Rabu, 09 Mei 2012

Jangan Lihat Buku Dari Sampulnya Saja


Mungkin banyak di antara kita yang masih salah dalam menilai sesuatu,apalagi menilai seseorang dari segi luarnya saja.Itupun terjadi pada diri saya,dulu setiap aku menjumpai orang yang tak kunal dengan kenampilan yang kurang rapi + rambut panjang(acakan-acakan) aku mudah berprasangka buruk terhadapnya,padahal belum tentu apa yang aku sangka itu benar,berbagai anggapan muncul pada diri saya,memang pada dasarnya saya kurang suka sama orang yang berambut panjang(gondrong) + acak-acakan.Namun sekarang saya sadar bahwa menilai seseorang itu belumlah cukup hanya dengan melihat sekilas dari segi penampilanya saja tanpa aku mendengar,merasakan dan tahu kebenarnya.Mungkin diantara kalian pernah mengalami seperti apa yang saya rasakan dulu yaitu berprasangka buruk.Memang ia rambut gondrong + acak-acakan menimbulkan penilaian kurang baik di mata orang.Tapi tak semua orang yang berpenampilan seperti itu buruk perilakunya.

Sahabatku yang baik,marilah kita belajar berlaku adil terhadap sesama,janganlah kita mudah berprasangka buruk terhadap sesama,belum tentu kita lebih baik daripadanya.Walaupun begitu kita harus berhati-hati pada orang yang tidak kita kenal,namun kita tidak boleh berprasangka buruk terhadapnya, dalamnya lautan bisa kita ukur tapi dalamnya hati sulit kita tebak.

Bisa saja orang yang menurut kita biasa-biasa namun sebenarnya dia sangat luar biasa,bisa saja orang yang kelihatanya baik,tapi sebenarnya malah membahayakan kita. Saya teringat ada pepatah yang mengatakan"janganlah melihat buku dari sampulnya saja,tapi lihatlah isinya"kurang lebihnya seperti itu.
Jadi kadang sebuah buku itu bagus sampulnya,tapi isinya kurang bagus,begitu sebaliknya kadang isinya bagus tapi sampulnya yang kurang bagus.Tak bisa dipungkiri lagi banyak dari kita yang belum bisa berlaku adil terhadap sesama,kadang suka membeda-bedakan,enggan untuk bertegur sapa,suka beranggapan yang tidak sesuai dengan kenyataanya itulah sifat-sifat yang harus kita buang.

Sahabatku...Allah memberi kelebihan dan kekurangan tiap manusia agar saling melengkapi, menghargai, menyayangi dan mencintai satu sama lain.Saling memberi,saling membutuhkan dan saling tolong-menolong. Bukankah ini yang kita butuhkan?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar